Friday, May 9, 2014

Perjanjian Hudaibiyah; Bahwa Dakwah Pun Membutuhkan Terobosan Politik

Oleh Abdullah Haidir, Lc

Perjanjian Hudaibiyah menjadi bagian penting dalam perjalanan dakwah dan perjuangan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.  Bahwa perjuangan beliau menghadapi lawan dan menyebarkan Islam, tidak melulu dilalui dengan penyampaian dakwah secara lisan, atau kontak senjata dan adu otot melawan musuh. Namun beliau juga mengambil langkah-langkah politis, sebagai bagian dari upaya menopang kekuatan dakwah.

Jual Beli dengan Allah SWT

Bila ada orang yang memberi kita pinjaman sebuah mobil, lalu suatu saat dia mengambilnya itu biasa. Tapi bila ada orang yang memberi kita pinjaman mobil, lalu setelah sekian lama mobil itu kita gunakan, orang tersebut bermaksud membeli mobil dia sendiri dari kita. Nah, ini baru luar biasa. Tak wajar! Tapi begitulah pemisalan dari janji Allah.


Wednesday, May 7, 2014

"Kekeliruan Seputar Masalah Taubat" by Ustadz @abdullahhaidir1

Menganggap bahwa taubat hanya layak dilakukan apabila telah yakin bahwa dirinya tidak akan kembali bermaksiat.

Menunda-nunda bertaubat karena khawatir dirinya akan mengulangi kemaksiatan yang sama.

Kian larut dalam maksiat tanpa keinginan mengurangi. Menganggap bahwa hal tersebut tak bermanfaat selama masih suka berdosa.

Jika kembali berbuat dosa dirinya menganggap telah mempermainkn taubat dan bersikap munafik.

Wednesday, April 2, 2014

Tentukan Pilihanmu Bersama Pemuda Keadilan Sejahtera!

Ketika diam tak lagi emas, tak akan ada perubahan dari diamnya pemuda. Sampai seorang Tan Malaka memberikan ruh kata-kata pada pemuda, “Idealisme adalah kemewahan terakhir yang pemuda punya”.

Pemilu memang bukan satu-satunya cara untuk merubah negeri ini dari keterpurukan, namun, pemilu menjadi mata rantai terhadap apa yang telah kita usahakan sebelumnya pada bidang lain. Jangan buang kesempatan yang didepan mata, jangan biarkan sejarah kita ditulis oleh orang lain, karena diamnya kita.

Thursday, March 27, 2014

Mengapa tidak boleh golput?

1. Sah tidaknya Pemilu tak ditentukan seberapa banyaknya jumlah golputer. 

Misalnya, jumlah anggota WNI yang berhak memilih 150 juta jiwa, tapi realitasnya yang memilih hanya 60 juta orang, sedangkan yang golput sebanyak 90 juta orang. Maka, PEMILU TETAP berlangsung dan SAH! Jadi, golput tidak punya kekuatan.

2. Terpilih tidaknya seorang CALEG menjadi anggota dewan tak terpengaruh dan TIDAK PULA ditentukan oleh suara golput, tetapi berdasarkan suara terbanyak dari pemilih sah. 

Misalnya, jumlah anggota DPR yang ditetapkan 500 orang. Jumlah anggota DPR itu akan tetap terpenuhi meskipun jumlah rakyat pemilih hanya 60 juta atau bahkan hanya 10 juta orang. Di sini golput juga tidak ada efeknya.